REJOAGUNG NGORO JOMBANG 61473 JAWA TIMUR TELP. 0321-6870750, e-mail: smk_ihs@yahoo.co.id, smkihsanniat.jbg@gmail.com, www.smkihsanniat.blogspot.com

MENGENAI KAMI

Foto saya
Jombang, Jawa Timur, Indonesia
SMK IHSANNIAT didirikan pada tahun 2003,atas inisiatif Alumni Pesantren At-Tahdzib (PA)dan merupakan salah satu lembaga di bawah naungan Yayasan Pendidikan Ihsanniat (YPI) Pesantren At-Tahdzib (PA) Ds. Rejoagung Kec. Ngoro Kab. Jombang Prov. Jawa Timur.

Info Akademik

PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU SMK IHSANNIAT TAHUN PELAJARAN 2020-2021

1. Mengisi formulir pendaftaran on-line melalui www.adm-smkihsanniat.blogspot.com, atau

2. Datang langsung untuk mengisi formulir pendaftaran ke Kantor SMK IHSANNIAT Rejoagung, Ngoro, Jombang 61473.

Syarat administrasi dapat disusulkan:

1. Photo Copy Ijasah, SHUN yang sudah dilegalisir sebanyak 3 lembar;

2. Photo Copy Kartu Keluarga (KK) sebanyak 1 lembar;

3. Photo Copy KTP orang tua masing-masing 1 lembar;

4. Photo Copy Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebanyak 1 lembar kalau ada.

AGENDA KEGIATAN PESERTA DIDIK BARU SMK IHSANNIAT REJOAGUNG NGORO JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2020-2021

1. Pendaftaran Peserta Didik Baru tahun pelajaran 2020-2021, berakhir tanggal 30 Juni 2020.

2. Pagu jumlah siswa SMK Ihsanniat Rejoagung tahun pelajaran 2020-2021:Teknik Komputer Jaringan (TKJ) : 35 siswa laki-laki, Otomatisasi dan Tatakelola Perkantoran (OTKP) : 35 siswi perempuan, Asisten keperawatan (ASPER) : 35 siswi, Memprioritaskan pendaftar yang lebih dulu.

3. Pengarahan peserta didik baru dan pengukuran seragam khas SMK tahun pelajaran 2020-2021: Ahad, 05 Juli 2020, Pukul 08.00 WIB, siswa-siswi mengenakan seragam pramuka.

4. Pelaksanaan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB), tanggal 06-09 Juli 2020. Semua siswa-siswi baru wajib mengikuti kegiatan untuk mendapatkan sertifikat MOPDB, sebagai syarat mengikuti Ujian Nasional di kelas XII.

5. Pembagian ruang kelas, tempat duduk dan seragam: Sabtu, 11 Juli 2020.

6. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) aktif: Senin, 13 Juli 2020.

7. Informasi kegiatan dapat diakses di www.smkihsanniat.blogspot.com, dan akan mendaptkan SMS dari sekolah ke nomor handphone yang tercatat dalam formulir PPDB masing-masing siswa.

Jumat, 06 Maret 2020

Brosur PPDB SMK Ihsanniat Ngoro Jomabang Tapel. 2020-2021



Pendidikan Abad 21 SMK Ihsanniat Ngoro Jombang


Pembelajaran abad 21 SMK Ihsanniat Ngoro

Keterampilan penting yang dikuasai guru masa depan dalam menghadapi pendidikan abad 21 adalah Digital age literacy, inventive thinking, effective comunication, dan High produktivity. Guru yang cerdas akan mampu berfikir kritis dalam memecahkan masalah serta kreatif dan inovatif dalam bekerja. Jika kompetensi tersebut disertai dengan kemampuan berkomunikasi efektif dan mampu bekerja sama dengan orang lain, maka tantangan terberat apapun mampu dilalui guru.
Pendidikan abad 21 guru bisa belajar dimana saja untuk meningkatkan kompetensi professional melalui metode pembelajaran daring (dalam jaringan) atau online tidak terhalang oleh ruang dan waktu. Begitu juga dengan para siswa di sekolah ditekankan pada 4C (creatifity, critical thinking, communicatiion, and collaboration). Pembelajaran berpusat pada guru (teacher centered) pada abad 21 sudah tidak di rekomendasikan lagi.
Pembelajaran Abad 21 SMK Ihsanniat Ngoro
Siswa sebagai pusat belajar (student centered) merupakan harapan dan tujuan dari pembelajaran abad 21 agar siswa  kreatif,  berfikir kritis, bekerja sama, dan menjalin komunikasi yang baik antar sesama teman dan juga guru. Sehingga siswa ketika lulus atau terjun ke lapangan mempunyai karakter dan  keterampilan serta wawasan yang baik.


Simulasi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Siswa dan Guru SMK Ihsanniat Ngoro

Simualasi AKM 2020 AP SMK Ihsanniat Ngoro
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim memastikan Ujian Nasional (UN) pada 2021 akan ditiadakan. Mendikbud telah menyiapkan pengganti UN yang disebut dengan konsep Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Survei Karakter. 
Menurut Mendikbud, konsep ini merupakan penyederhanaan dari ujian nasional yang begitu kompleks. Konsep yang digunakan adalah asesmen yang mengukur kemampuan minimal yang dibutuhkan para siswi. Materi yang dinilai adalah literasi dan numerasi. Mendikbud menegaskan, konsep asesmen kompetensi pengganti ujian nasional itu bukan lagi berdasarkan mata pelajaran maupun berdasarkan penguasaan konten atau materi.
Selain asesmen kompetensi, Mendikbud juga akan memberlakukan konsep survei karakter. Survei karakter ini digunakan untuk mengetahui karakter anak di sekolah. Kemendikbud itu, juga menerangkan bahwa asesmen dan survei tersebut akan dilaksanakan pada pertengahan jenjang satuan pembelajaran. Sementara ujian nasional selama ini berada di akhir jenjang. Ada dua alasan mengapa hal ini dilakukan di tengah jenjang. Yang pertama untuk memberikan waktu bagi sekolah dan para guru melakukan perbaikan sebelum sang anak lulus.
Simulasi AKM 2020 TKJ-SMK Ihsanniat Ngoro
Pada Pebruari 2020, diadakan simulasi AKM siswa kelas XII TKJ-AP SMK Ihsanniat Ngoro Jombang. Selain itu, simulasi ini juga diikuti oleh semua guru SMK Ihsanniat Ngoro, dengan harapan bapak ibu guru dapat mengetahui model dan bentuk soal AKM dan survey karakter sehingga dapat mempersiapkan pelaksanaan AKM di tahun 2021.

Apresiasi Keberadaan SMK Mini di SMK Ihsanniat Ngoro Jombang

Tim Teknis SMK Mini-SMK Ihsanniat Ngoro
Keberadaan SMK mini tidak diragukan lagi. Terobosan baru Pemprov Jawa Timur (Jatim) atas berdirinya SMK mini di lingkungan pondok pesantren dapat menampung minat dan bakat siswa melalui pelatihan dan pemasaran produk. Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam hal ini Gubernur Jawa timur dan Dinas Pendidikan Jatim telah memberikan kepercayaan serta pendampingan, seluruh SMK mini sehingga bisa memiliki produk-produk unggulan.
Ada 13 SMK Mini di Jombang yang mempunyai berbagi produk yang layak jual, mulai dari produk makanan, mebeler, asesoris maupun pakaian. Selama ini, pertumbuhan SMK mini Jombang sudah sangat baik dan diharapkan menjadi lebih baik dengan pelatihan dan pemantapan dari lembaga. Selain itu, dengan keterlibatan SMK mini dalam pameran pendidikan, diharapkan bisa meningkatkan angka partisipasi sekolah. Produk SMK Mini bernilai jual, sehingga, siswa tidak hanya dilatih produksi tetapi juga pemasarannya.
Salah satu SMK Mini di Jombang adalah SMK Mini di SMK Ihsanniat Ngoro Jombang, yang memproduksi Tas dan Kaos Bordir Khas Jombang. Kegiatan produksi dan pameran masih tetap diikuti untuk memperkenalkan produk souvenir asli Jombang.
Kunjungan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi ke Stan SMK Mini
Pada kesempatan lain Menteri Desa, Pembagunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd, saat berkunjung di stan pameran SMK Ihsanniat Ngoro, menyampaikan apresiasi keberadaan SMK Mini di Jawa Timur dan beliau juga menyampaikan, sebagai Ketua DPRD Jawa Timur waktu itu, ikut mendorong SMK Mini sebagai program Pemerintah Jawa Timur dalam mengatasi pengangguran.

Lomba Kinerja BKK SMK Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2018

Penilaian Kinerja BKK, Tim Dinas Pendidikan Prov. Jatim
SMK merupakan sekolah formal menengah atas yang memberikan keterampilan atau skill bagi peserta didiknya sehingga harapannya peserta didik siap untuk bekerja. Mayoritas peserta didik yang masuk SMK bercita-cita bekerja setelah lulus SMK, meskipun ada sebagian kecil yang ingin melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi. Oleh karena itu setiap SMK memiliki pokja BURSA KERJA KHUSUS (BKK) yang bertugas untuk menjalin kerjasama dengan institusi pasangan baik dari dunia usaha maupun dunia industri, memberikan pembekalan dan pendampingan kepada peserta didik serta menjembatani antara institusi pasangan yang membutuhkan tenaga kerja dengan peserta didik yang memerlukan pekerjaan.
Untuk mengevaluasi dan meningkatkan kinerja BKK SMK di Jawa Timur maka Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan lomba kinerja BKK SMK Jawa Timur dalam tiga kategori, kelompok SMK-A, kelompok SMK-B dan kelompok SMK-Mini. BKK SMK Ihsanniat Ngoro ikut berpartisipasi dalam lomba Kinerja BKK SMK  Jawa Timur tahun 2018. Setelah ditunjuk kantor Cabang Dinas pendidikan Wilayah Kab. Jombang mewakili SMK Jombang, selanjutnya diadakan monitoring penilaian oleh panitia yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Untuk SMK Ihsanniat Ngoro dikunjungi oleh bapak M. Misbahuddin, S.Pd yang merupakan staff kurikulum di Dinas  Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Beliau hadir untuk monitoring penilaian lomba kinerja BKK SMK Jawa Timur 2018.
Piagam Penghargaan SMK Ihsanniat oleh Gubernur Jawa Timur
Dari hasil evaluasi dan penilaian dewan juri, diputuskan SMK Ihsanniat Ngoro mendapatkan Juara II Lomba Kinerja BKK Tingkat Jawa Timur. Piagam penghargaan diberikan Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum kepada Kepala SMK Ihsanniat Ngoro Bapak Ikhwanul Kirom, S.Pd, M.Pd.I pada acara pembukaan pameran SMK Mini Great Expo 2018 di JX Internasional Surabaya.

HUT Polwan Polres Jombang di SMK Ihsanniat Ngoro

Kunjungan Polwan di AP SMK Ihsanniat Jombang
Sejarah kelahiran Polisi Wanita (Polwan) di Indonesia tak jauh berbeda dengan proses kelahiran Polisi Wanita di negara lain, yang bertugas dalam penanganan dan penyidikan terhadap kasus kejahatan yang melibatkan kaum wanita baik korban maupun pelaku kejahatan.
Polwan di Indonesia lahir pada tanggal 1 September 1948, berawal dari kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat, tatkala Pemerintah Daerah Republik Indonesia (PDRI) menghadapi Agresi Militer Belanda ke-II, dimana terjadinya pengungsian besar-besaran pria, wanita, dan anak-anak meninggalkan rumah mereka untuk menjauhi titik-titik peperangan. Untuk mencegah terjadinya penyusupan, para pengungsi harus diperiksa oleh polisi, namun para pengungsi wanita tidak mau diperiksa apalagi digeledah secara fisik oleh polisi pria.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Indonesia menunjuk SPN (Sekolah Polisi Negara) Bukittinggi untuk membuka "Pendidikan Inspektur Polisi" bagi kaum wanita. Setelah melalui seleksi terpilihlah 6 (enam) orang gadis remaja yang kesemuanya berdarah Minangkabau dan juga berasal dari Ranah Minang, yaitu Mariani Saanin Mufti, Nelly Pauna Situmorang, Rosmania Pramono, Dahniar Sukotjo, Djasmainar Husein dan Rosnalia Thaher.
Ke enam gadis remaja tersebut secara resmi tanggal 1 September 1948 mulai mengikuti Pendidikan Inspektur Polisi di SPN Bukittinggi. Sejak saat itu dinyatakan lahirlah Polisi Wanita yang akrab dipanggil Polwan. Keenam Polwan angkatan pertama tersebut juga tercatat sebagai wanita ABRI pertama di tanah air yang kini kesemuanya sudah pensiun dengan rata-rata berpangkat Kolonel Polisi (kombes).
Kunjungan polwan di TKJ SMK Ihsanniat Jombang
Dalam rangka HUT Polwan yang ke-70 tahun 2018, seluruh anggota polwan Polres Jombang mengadakan kunjungan di SMK Ihsanniat Ngoro Jombang. Anggota polwan juga mensosialisasikan peran polwan dalam menangani kenakalan dan perkelahian remaja serta kekerasan terhadap perempuan.


Gerakan Literasi Sekolah (GLS) SMK Ihsanniat Ngoro Jombang



Gerakan Literasi Sekolah (GLS) SMK Ihsanniat
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti mengamanatkan pelaksanaan kegiatan pembiasaan harian, mingguan, bulanan dan semesteran. Salah satu pembiasaan yang harus dilakukan adalah menggunakan 15 menit sebelum waktu pembelajaran untuk membaca buku selain buku pelajaran serta adanya penghargaan terhadap peserta didik yang gemar membaca.
Kegiatan gemar membaca sangat terkait dengan literasi sekolah. Literasi menjadi sarana siswa dalam mengenal, memahami, dan menerapkan ilmu yang didapatkannya di bangku sekolah. Dengan kemajuan teknologi informasi mengakibatkan arus informasi begitu cepat dan menjadi tantangan bagi sekolah untuk memanfaatkan internet bukan hanya sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai sarana mengingkatkan kemampuan literasi.
Seiring dengan hal tersebut maka Direktorat Pembinaan SMK melakukan terobosan dengan program e-Literasi di SMK. Panduan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMK ini disusun untuk memberikan acuan pokok kepada semua pemangku kepentingan yang terkait dengan pelaksanaan literasi di SMK.
Dengan terbitnya panduan ini, diharapkan memberi kejelasan dan kemudahan semua pihak dalam melaksanakan berbagai perencanaan kegiatan, kerja sama dan memadukan program secara sinergis. Dengan program yang disusun oleh berbagai pihak diharapkan akan meningkatkan kemampuan literasi peserta didik SMK, yang sekaligus akan meningkatkan perannya dalam kemajuan bangsa Indonesia.

Pembagian Tugas dalam Team Gerakan Literasi Sekolah di SMK Ihsanniat Ngoro
Pendamping GLS SMK Ihsanniat Ngoro
Seluruh anggota dalam tim GLS SMK Ihsanniat yang tercantum dalam surat tugas, memiliki tanggung jawab yang sama dalam melaksanakan dan mensukseskan program ini. Saling kerjasama dan kordinasi di bawah arahan kepala SMK Ihsanniat Ngoro Jombang. Untuk memudahkan pelaksanaannya, diatur pembagian tugas seperti di bawah ini:


  • Bapak Ikhwanul Kirom, S.Pd, M.Pd.i sebagai Penanggung Jawab
  • Ibu Atikah, S.Ag sebagai koordinator team bekewajiban mengarahkan dan mensosialisasikan GLS
  • Mohammad Abied Nasrulloh, S.Pd.I mengkondisikan adanya perpustakaan kelas dengan menempatkan di sudut kelas yang strategis dan kondusif   dengan bacaan berupa hasil tulisan siswa dari berbagai sumber bacaan.
  • Ibu Yusida Hariani, S.Pd, MM membimbing siswa secara kontinu untuk menulis cerpen dan menseleksi hasil karya untuk disimpan di perpustakaan kelas dan yang sudah tidak dipajang dikumpulkan untuk dibukukan dan disimpan di perpustakaan kelas.


Produk Kaos Bordir Khas Jombang



Produksi Kaos Bordir Khas Jombang SMK Ihsanniat
Jombang yang dikenal sebagai kota santri tidak terlepas dari banyaknya pesantren di kabupaten ini. Dalam lima tahun terakhir potensi wisata religi semakin menggeliat, apalagi setelah dimakamkannya Gus Dur presiden RI Ke-4 di komplek Pesantren Tebuireng Jombang. Banyak kunjungan masyarakat dari luar kota Jombang dalam rangka ziarah ke makam Gus Dur atau sekedar kunjungan ke pesantren, juga kunjungan para wali santri dari berbagai daerah.
Dan yang menjadi masalah selama ini, ketika kita tidak dapat menyajikan produk kearifan lokal khas daerah Jombang bagi pengunjung wisata religi. Belum ada produk andalan yang sebagai buah tangan atau oleh-oleh setelah wisatawan atau peziarah berkunjung di Jombang.
Produk Kaos Bordir Khas Jombang SMK Ihsanniat
SMK Ihsanniat Rejoagung Ngoro Jombang di bawah Pesantren At-Tahdzib (PA), mealalui Bantuan Operasional Peserta Didik SMK Mini dalam Peningakatan Daya Saing SMK di Pondok Pesantren, Daerah Potensial dan Daerah Terpencil tahun 2018 mencoba mengembangkan desain bordir komputer, produksi kaos berbodir khas Jombang. Kegiatan meliputi pelatihan desain bordir dan aplikasi produksi kaos bordir komputer yang diikuti masayarakat sekitar pesantren.  Pemasaran produk akan dilakukan di kawasan wisata kabupaten Jombang dan juga melalui penjualan online.

Pendampingan Kurikulum 2013 Tahun 2018 Induk Klaster SMK Ihsanniat Ngoro


Peserta Pendampingan K-13 Induk Klaster SMK Ihsanniat

Pendampingan Kurikulum 2013 adalah proses pemberian bantuan penguatan pemahaman dan pelaksanaan Kurikulum 2013 di satuan pendidikan yang dilakukan oleh tim pendamping kepada guru sasaran agar memahami dan mampu menerapkan pembelajaran di sekolah. Pendampingan menjadi alat pemberdayaan dan pengembangan personal yang tepat dan efektif dalam membantu seseorang mengembangkan karirnya. Dengan pendampingan Kurikulum 2013, akan meningkatkan kompetensi dan penyiapan implementasi Kurikulum 2013.
Kegiatan pendampingan Kurikulum 2013 di SMK Ihsanniat Ngoro Jombang sebagai Sekolah Induk Klaster secara operasional menggunakan skema dana Bantuan Pemerintah yang disalurkan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur. Bantuan Pemerintah pendampingan Kurikulum 2013 diberikan kepada Sekolah Induk Klaster digunakan untuk pelaksanaan pendampingan yang meliputi kegiatan in service learning dan on the job learning yang dilaksanakan di sekolah sasaran pelaksana kurikulum 2013.   Pendampingan dilaksanakan dua pertemuan di sekolah induk klaster dan satu kali pertemuan di sekolah sasaran oleh Instruktur Kabupaten (IK) baik dari Jombang maupun Mojokerto.
Panitia Pendampingan K-13 Induk Klaster SMK Ihsanniat
Secara umum pendampingan implementasi Kurikulum 2013 bertujuan untuk meningkatkan mutu pelaksanaan pembelajaran di sekolah Sasaran Kurikulum 2013 berdasarkan konsep dan kebijakan Kurikulum 2013. 
Dalam kegiatan pendampingan Kurikulum 2013 induk klaster SMK Ihsanniat Ngoro Jombang melibatkan beberapa guru mata pelajaran SMK di kecamatan Ngoro dan Kecamatan Diwek. Adapun sekolah sasaran pendampingan Kurikulum 2013 adalah SMK Palapa Ngoro, SMK Darussalam Ngoro dan SMK Tarbiyatun Nasyi’in Diwek.

Pameran SMK Mini Great Expo 2018 di JX International Surabaya


Masyarakat antusias produk SMK Ihsanniat Ngoro

Gubernur Jawa Timur, H Soekarwo menyatakan bahwa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mini merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Tidak ada gunanya Revolusi Industri 4.0 jika SDM yang dimiliki belum siap, utamanya pada kualitas keterampilannya.
Soekarwo saat membuka Pameran SMK Mini Great Expo 2018 di JX International Surabaya, Rabu (28/11) mengatakan, peningkatan kualitas SDM harus seiring dengan proses perkembangan ilmu pengetahuan yang ditunjang dengan keterampilan. Upaya itu,bertujuan untuk menghasilkan nilai tambah dari kualitas produk SMK Mini.Kualitas produk yang baik, diyakini akan menjadi rebutan di pasar dalam negeri maupun luar negeri. Jika produk yang dihasilkan kompetitif dan bisa diterima oleh pasar, iaoptimistisakan banyak yang menginginkan produk dari SMK Mini.
Program SMK Mini yang merupakan pendidikan vokasi merupakan satu satunya program di Indonesia. Dalam mengembangkan fungsi SMK di pondok pesantren, Pemprov Jatim pengembangannya lewat pemusatan pelatihan keterampilan terpadu dengan harapan agar upaya tersebut untuk menekan angka pengangguran.
Sementara itu, terkait kerjasama SMK Mini dengan Alfamart, Pakde Karwo menyambut baik usaha tersebut. Ke depan, dirinya minta kepada Kepala SMK untuk lebih memprioritaskan produk yang bahan bakunya tidak impor, namun dari daerah asal atau desa setempat. Termasuk untuk barang yang produktif. Pakde Karwo berharap agar barang-barang tersebut bisa diolah menjadi produk setengah jadi, sehingga menghasilkan nilai tambah bagi industri primer dan sekunder. Sedangkan, SMK Mini dapat berperan sebagai pemasar dan pencipta produk.
Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan Prov Jatim,Saiful Rachman mengatakan, SMK Mini di Jatim merupakan program satu satunya di Indonesia. Program tersebut memberikan perhatian kepada SMK di lingkungan pondok pesantren, daerah potensial dan terpencil sejak 2014-2015.
Kepala SMK Ihsanniat, Gubernur Jatim dan Kadisdiknas Jatim
Salah satu peserta pameran SMK Mini Great Expo 2018 di JX International Surabaya adalah SMK Ihsanniat Ngoro Jombang. Dengan mengusung produk Kaos Bordir dan Tas Bordir Khas Jombang. Gubernur Jawa Timur dan Kepala Dinas Pendidikan Prov. Jawa Timur berkesempatan mengunjungi stan SMK Ihsanniat Ngoro. Pakde Karwo memberikan apresiasi produk SMK Ihsanniat, “Ini produk uniq dan harus dikembangkan..”

Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) Administrasi Perkantoran SMK Ihsanniat Ngoro Jombang

Peserta UKK AP SMK Ihsanniat Ngoro Jombang
Uji Kompetensi Keahlian (UKK) adalah bagian dari intervensi Pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan pada satuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Pelaksanaan UKK bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa pada level tertentu sesuai Kompetensi Keahlian yang ditempuh selama masa pembelajaran di SMK. UKK dilaksanakan oleh satuan pendidikan dalam bentuk ujian praktik yang menguji aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap pada 1 event.
UKK dapat dilaksanakan menggunakan standar yang ditetapkan oleh industri, Lembaga Sertifikasi Profesi, dan/atau perangkat uji yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Tempat-tempat uji kompetensi. Satuan pendidikan yang menyelenggarakan UKK harus dinyatakan layak sebagai tempat uji kompetensi oleh koordinator Ujian Nasional Tingkat Provinsi atau Lembaga Sertifikasi Profesi. Sebagaimana tahun sebelumnya, nilai UKK akan diperhitungkan sebagai Nilai Ujian Sekolah untuk mata pelajaran kompetensi kejuruan.
Peserta UKK TKJ SMK Ihsanniat Ngoro Jombang
SMK Ihsanniat Ngoro Jombang pada tahun pelajaran 2017-2018 melaksanakan UKK berkerjasama dengan PT. Cipta Jasatama Malang sebagai asesor UKK komepetnsi keahlian Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan PT. HRD Indonesia Surabaya sebagai asesor UKK Kompetensi Keahlian Adminstrasi Perkantoran.

Kamis, 19 November 2015

Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Ihsanniat

Kunjungan Tim Asesor BKK Prov. Jawa Timur
Bursa Kerja Khusus (BKK) adalah sebuah lembaga yang dibentuk di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri dan Swasta, sebagai unit pelaksana yang memberikan pelayanan dan informasi lowongan kerja, pelaksana pemasaran, penyaluran dan penempatan tenaga kerja, merupakan mitra Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai sub sistem pendidikan nasional yang bertanggungjawab dalam penyiapan SDM tingkat menengah yang handal, berorientasi kepada kebutuhan pasar harus mampu mengembangkan inovasi untuk mempengaruhi perubahan kebutuhan pasar sehingga dapat mewujudkan kepuasan pencari kerja. BKK SMK merupakan salah satu komponen penting dalam mengukur keberhasilan pendidikan di SMK, karena BKK menjadi lembaga yang berperan mengoptimalkan penyaluran tamatan SMK dan sumber informasi untuk pencari kerja. Pemberdayaan BKK SMK merupakan salah satu fungsi dalam manajemen sekolah yaitu sebagai bagian pembinaan terhadap proses pelaksanaan kegiatan BKK SMK yang telah direncanakan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan SMK. BKK SMK merupakan salah satu komponen pelaksanaan pendidikan sistem ganda, karena tidak mungkin bisa dilaksanakan proses pembelajaran yang mengarah kepada kompetensi jika tidak ada pasangan industri/usaha kerja, sebagai lingkungan kerja dimana siswa belajar keahlian dan profesional serta etos kerja sesuai dengan tuntutan dunia kerja. 
Pengurus BKK SMK Ihsanniat dan Tim asesor Prov. Jatim
Pada tahun ini BKK SMK Ihsanniat Rejoagung Ngoro Jombang akan lebih di optimalkan kinerjanya. Adapun tujuan dibentuknya unit BKK di SMK Ihsanniat adalah sebagai wadah dalam mempertemukan tamatan dengan pencari kerja:
1.      Memberikan layanan kepada tamatan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing seksi yang ada dalam BKK
2.      Sebagai wadah dalam pelatihan tamatan yang sesuai dengan permintaan pencari kerja.

3.      Sebagai wadah untuk menanamkan jiwa wirausaha bagi tamatan melalui pelatihan.

Peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2015

Bapak Camat Ngoro Sebagai Pembina Upacara
Hari Pahlawan merupakan Hari Peringatan yang dirayakan pada tanggal 10 November setiap tahunnya di Indonesia. Hari ini adalah untuk memperingati Pertempuran Surabaya yang terjadi pada tahun 1945, di mana para tentara dan milisi indonesia yang pro-kemerdekaan berperang melawan tentara Britania Raya dan Belanda yang merupakan bagian dari Revolusi Nasional Indonesia saat itu.

Peristiwa 10 November: Pertempuran Surabaya:
Pertempuran Surabaya adalah peristiwa sejarah perang antara pihak tentara Indonesia dengan pasukan tentara Belanda. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 1945 di Kota Surabaya - Jawa Timur. Pertempuran ini merupakan perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. Pada Tanggal 1 Maret 1942, tentara Jepang mendarat di Pulau Jawa, dan tujuh hari kemudian tanggal 8 Maret 1942, pemerintah kolonial Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang berdasarkan Perjanjian Kalijati. Setelah penyerahan tanpa syarat tersebut, Indonesia secara resmi diduduki oleh bangsa Jepang.

Pada tanggal 10 November 2015, siswa SMK Ihsanniat dan lembaga di bawah naungan Yayasan Pendidikan Ihsanniat Rejoagung Ngoro Jombang, mengadakan upacara bendera yang dihadiri pejabat muspika Kecamatan Ngoro. Selanjutnya, tujuan dari Peringatan Hari Pahlawan di antaranya adalah membangun ingatan kolektif dan kesadaran berbangsa berdasarkan Nilai-nilai Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial di kalangan siswa-siswi SMK Ihsanniat.

Sabtu, 12 September 2015

Kunjungan Industri Siswa XI Administrasi Perkantoran di Industri Kerajian Batik Khas Jombang

Pada tahun 2000 Ibu Hj. Maniati dipanggil oleh Dinas Perindustrian Kabupaten Jombang untuk membicarakan pelatihan/kursus/workshop. Pada 8-10 Februari 2000 Ibu Hj. Maniati beserta putrinya mengikuti kursus batik tulis Warna Alami di Surabaya yang dilaksanakan oleh “Dinas Perindustrian Provinsi Daerah Tingkat I” Jawa Timur. Dari hasil kursus ini Ibu Hj. Maniati beserta putrinya dan ibu-ibu PKK semakin rajin membatik. Pada bulan Desember 2000 Ibu Hj. Maniati meresmikan usaha batik dengan nama “Sekar Jati Star” di desa Jatipelem. Pada waktu yang sama Bapak Bupati (ketua daerah/DO) memutuskan untuk mengadakan kursus membatik di desa Jatipelem dengan peserta dari perwakilan wilayah kecamatan (mukim) se-kabupaten Jombang. Pada 16 Desember 2004, Ibu Hj. Maniati mendapat izin usaha tetap dari pemerintah dengan nama “Batik Tulis Sekar Jati Star” dengan nombor SIUP: 00423/13-19/SIUP-K/IX/2004. Selain Ibu Hj. Maniati batik Jombang juga dikembangkan oleh Ibu Kusmiati Slamet. Dengan modal awal Rp 2 juta, tahun 2002 mulailah Ibu Kusmiati Slamet dari Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang mengambil tenaga kerja dari para tetangganya sendiri untuk membuat berbagai model dan motif batik dengan khas paten relief Candi Rimbi. Awalnya, prakarsa ini muncul atas dorongan tetangga yang ingin mencari kesibukan dengan belajar membuat batik dengan motif khas Kerajaan Majapahit. Alasannya, karena Jombang dulunya merupakan daerah pecahan Mojokerto, nenek moyangnya sama-sama berasal dari Majapahit.
Untuk mengembangkan batik Jombang, Pemerintah Jombang mengadakan workshop batik di Jombang. Berkat bantuan dari pemerintah dan didorong dengan semangat besar, batik Ibu Kusmiati Slamet menjadi berkembang dan terkenal tidak hanya di kalangan pemerintahan namun telah berkembang ke luar negeri.
Pada awalnya motif batik Jombang menggunakan motif alam sekitar, yaitu dengan motif bunga melati, tebu, cengkeh, pohon jati dan lain sebagainya. Setiap motif yang diciptakan biasanya diberi nama, seperti cindenenan, peksi/burung hudroso, peksi manya dan turonggo seto (kuda putih). Kemudian Ibu Hj. Maniati bersama Ibu Bupati kabupaten Jombang (istri Bupati/DO), bersepakat/setuju bahwa “Motif Batik Tulis Khas Jombang” diambil dari salah satu relief Candi Arimbi yang terletak di desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Candi Arimbi merupakan candi peninggalan kerajaan Majapahit.
Proses Batik Tulis "Sekar Jati Star"
Pada penghujung tahun 2005, penulis bertemu dengan Bapak Bupati Jombang untuk membicarakan motif batik khas Jombang. Dimana motif batik ini akan digunakan sebagai seragam para pegawai kabupaten Jombang. Ketika itu Bapak Bupati menunjukkan dua buah baju batik dengan motif relief Candi Arimbi. Baju tersebut bermotif batik warna merah dan yang satu lagi bermotif batik warna hijau. Untuk seragam pegawai di Jombang lebih baik menggunakan baju batik yang motifnya berwarna merah dan Bapak Bupati menyetujuinya.

Ibu Hj. Maniati saat menerima kunjungan siswi SMK Ihsanniat
Pada saat kunjungan industri siswi SMK Ihsanniat Rejoagung Ngoro Jombang pada 12 September 2015 di UD. Sekar Jati Star Jatipelem, Ibu Hj. Maniati menjelaskan bahwa motif batik Jombang menggunakan motif dengan khas paten relief Candi Rimbi, yaitu model candi yang melambangkan pintu gerbang masuk Kerajaan Majapahit. Sedang motif yang dikembangkan berupa motif tawang dan kaning dengan warna dasar yang menekankan pada kehijauan dan kemerahan yang melambangkan kota Jombang (ijo abang (hijau merah)).

Selasa, 08 September 2015

Siswa Baru Administrasi Perkantoran SMK IHSANNIAT Jombang Tahun 2015-2016 (Kesiapan Menyongsong MEA 2015)

Administrasi Perkantoran merupakan salah satu bidang pekerjaan yang berfungsi sebagai pendukung utama berlangsungnya aktivitas organisasi modern.  Tanpa dukungan Administrasi Perkantoran yang efisien tidak mungkin sebuah organisasi mampu bertahan hidup apalagi berkembang. Peran pekerjaan Administrasi Perkantoran berkembang sejalan dengan perkembangan organisasi yang didukung penerapan teknologi maju khususnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Terkait dengan dinamika global yang mengharuskan setiap negara membuka diri untuk menerima arus pertukaran barang dan jasa, maka tindakan yang paling realistis adalah mengantisipasinya dengan baik. Menghindar  dari kecenderungan arus global adalah sesuatu yang tidak mungkin.  Untuk bisa menghadapi situasi yang penuh kompetisi tersebut, kunci utamanya adalah dimilikinya sumberdaya manusia yang handal, berkualitas dan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Dalam konteks seperti itu, lembaga pendidikan memegang peran sangat penting.
Kompetensi bidang administrasi perkantoran adalah sebuah profesi yang menuntut penyiapan dan pendidikan cukup lama. Artinya, untuk bisa memiliki  profesi tersebut harus ditempuh melalui proses pendidikan yang sengaja dirancang untuk menghasilkan SDM bidang administrasi perkantoran.  Agar mampu menghasilkan SDM yang berkualitas, maka kurikulum bidang administrasi perkantoran (baik untuk level perguruan tinggi maupun sekolah menengah) harus benar-benar relevan dengan kebutuhan stakeholder.LPTK sebagai lembaga pendidikan yang bertanggungjawab menghasilkan pendidik yang nantinya mengajar di SMK harus terbuka terhadap perkembangan yang terjadi di masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan guru SMK.
Untuk prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran, materi pembelajarannya harus mengacu pada 3 hal: 1) standar kompetensi kerja bidang Administrasi Perkantoran/Kesekretarisan yang dikembangkan berdasarkan Regional Model of Competency Standard (RMCS) sebagaimana termuat pada Kepmenakertrans Nomor: KEP.195/MEN/IV/2007 tentang Penetapan SKKNI Sektor Jasa Perusahaan  Bidang Jasa Administrasi Perkantoran, 2)  kompetensi level 5 untuk Prodi Administrasi Perkantoran Diploma 3 dan level 6 sarjana S1, 3) perkembangan riil yang terjadi di masyarakat, utamanya terkait dengan tuntutan stakeholder dan perkembangan ipteks. PROF. DR. MUHYADI

Selasa, 05 Mei 2015

Produksi Kaos Berbordir SMK Ihsanniat

Variasi Produk Kaos Berbodir, khas pesantren dan kearifan lokal JOMBANG Kota Santri. Segera dapatkan hanya Rp. 60.000,- plus ongkos kirim. HP. Busssines Center SMK IHSANNIAT: 085745837046




Kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Prov. Jawa Timur

Kunjungan kerja Kepala Dinas Pendidikan Prov. Jawa Timur Dr. Harun, M.Si, didampingi Kepala Bidang Dikmenjur dan Perti Drs. Hudiono, M.Si dan segenap pengurus MKKS SMK Kab. Jombang di SMK Ihsanniat Rejoagung, Ngoro, Jombang. Kedatangan rombongan langsung disambut Ketua Yayasan Pendidikan Ihsanniat Ach. Dazky Gf, M.HI dan Kepala SMK Ihsanniat Ikhwanul Kirom, S.Pd, M.Pd.I. Dalam kesempatan kunjungan Kadisdik Prov. Jatim menyampaikan pesan SMK harus mampu menopang kesiapan Indonesia dalam menghadapi MEA 2015.

SMK Mini (Program Pelatihan desain Bordir Komputer)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim), dengan Dinas Pendidikan Jatim bekerja sama untuk mendirikan 80 lembaga SMK Mini di lingkungan pondok pesantren (ponpes).

SMK Mini didirikan dengan tujuan mampu menciptakan kewirausahaan di ponpes. Tiap SMK Mini dapat menampung minimal 200 siswa yang diprioritaskan untuk santri. Namun, warga yang tinggal di sekitar ponpes juga bisa mengikuti pelatihan SMK Mini ini. 

SMK Mini tahun 2014 ini didirikan di Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, Jombang, Banyuwangi, Madiun, Ngawi, Ponorogo, Blitar, Pasuruan, Probolinggo, Bondowoso, Situbondo, Jember, dan Pamekasan. Untuk melancarkan pendirian SMK Mini, Pemprov Jatim sudah menyediakan Rp 250 juta per SMK Mini. 



Salah satu program SMK Mini adalah pada SMK Ihsanniat Pesantren At-Tahdzib (PA) Rejoagung Ngoro Jombang. Fokus kegiatan SMK Mini ini adalah “Program Pelatihan Desain Bordir Komputer”. Kegiatan yang berlangsung selama enam bulan ini telah membentuk interpreneur-interpernuer baru, dengan produk yang dapat bersaing pada pangsa pasar nasional.

Minggu, 22 Februari 2015

Laboratorium Komputer

Laboratorium komputer adalah tempat riset ilmiah, eksperimen, pengukuran ataupun pelatihan ilmiah yang berhubungan dengan ilmu komputer dan memiliki beberapa komputer dalam satu jaringan untuk penggunaan oleh kalangan tertentu. Berbeda dengan warung internet yang dalam penggunaannya lebih ditujukan untuk umum, lab komputer biasa dijumpai di sekolah-sekolah, perkantoran, dan badan peneliti ilmiah. Lab komputer juga umumnya memiliki perangkat tambahan seperti pencetak dan pemindai untuk menunjang kebutuhan. 
Seperti halnya laboraturium komputer SMK IHSANNIAT dengan fasilitas komputer yang memadai dan terhubung langsung dengan internet menunjang proses belajar.

Terima Kasih atas Kunjungannya